Mengenal Filosofi Bunga Hias Gerbera Dan Cara Menanamnya

Gerbera
Gerbera

Gerbera atau yang juga dikenal dengan nama Hebras merupakan salah satu bunga hias yang semakin banyak peminatnya. Gerbera juga merupakan tanaman hias yang termasuk dalam keluarga bunga matahari. Tanaman gerbera yang kaya akan warna, kaya akan bentuk, dan juga keindahan bunga gerbera yang sangat eksotik menjadikan gerbera semakin terkenal di masyarakat.

Tanaman gerbera mempunyai nilai komersial penting yang digunakan sebagai bunga potong, tanaman pot, dan tanaman hias pada umumnya. Secara global, gerbera menempati urutan kelima setelah mawar, anyelir, krisan, dan tulip. Sehingga, tanaman gerbera merupakan jenis bunga yang sering digunakan untuk bahan buket karena keindahan serta wanginya yang khas.

Tanaman gerbera merupakan tanaman semak yang bisa hidup bertahun – tahun (perenial), daunnya berbentuk memanjang, dan memiliki  pinggiran daun yang bergerigi besar. Karena memiliki ciri khas kelopak yang panjang, gerbera sekilas terlihat mirip seperti bunga daisy. Bunga ini diduga berasal dari Afrika Selatan, Afrika Utara, dan Rusia. Nama bunga gerbera diambil dari nama penemunya yang bernama Traug Gerber, seorang dokter dari Jeman yang kemudian melakukan ekspedisi ke Afrika Selatan. Setelah itu, Jamenson menemukan Gerbera Hibrida. Dari kedua penemu tersebut, bunga gerbera kemudian dikukuhkan dengan nama Gerbera Jamessonii Bolus ex Hook.

Di seluruh dunia, ada lebih dari 2.000 kultivar gerbera. Sebaran bunga gerbera paling utama terdapat di daerah tropis, seperti Amerika Selatan, Afrika, dan Asia. Bunga ini dapat dikembangkan di daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Tetapi daerah yang paling cocok untuk pembudidayaan bunga potong gerbera adalah dataran tinggi yang memiliki iklim sejuk. Dan tahukah kamu? Bahwa sebagian besar gerbera yang kita kenal saat ini bukanlah spesies asli, melainkan bunga yang telah melalui hasil persilangan.

Gerbera
Gerbera

Keindahan bunga ini tidak kalah dengan bunga – bunga lain seperti mawar, tulip, anyelir dan krisan. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, gerbera merupakan komoditas bunga potong yang paling populer diperdagangan dunia. Bunga gerbera dapat diolah dan menghasilkan minyak atsiri sebagai bahan baku pembuatan minyak wangi, sabun serta produk kosmetik. Dari segi kesehatan, bunga gerbera dapat membuat tubuh manusia lebih rileks ketika beristirahat. Bunga ini dianggap mampu mengurangi zat – zat kimia atau polutan berbahaya jika kita menanamnya di sekitar rumah. Sehingga, gerbera juga cocok ditanam di dalam pot dan diletakkan di ruang tidur, karena bunga ini menghasilkan lebih banyak oksigen dibanding jenis bunga lainnya.

Selain cantik dan memiliki berbagai manfaat, tanaman gerbera juga memiliki filosofi yang tersembunyi. Menurut etimologi Mesir Kuno, bunga gerbera adalah lambang kedekatan manusia pada alam dan kesetiaan pada matahari. Sedangkan, orang – orang Celtic atak Skandinavia mengaitkan gerbera sebagai bunga yang mampu mengurangi kesedihan dan masalah kehidupan. Tidak hanya itu, tanaman gerbera juga bisa diartikan sebagai makna cinta. Seseorang yang memberikan buket bunga gerbera seringkali dianggap oleh pasangan kekasih sebagai wujud cinta sejati. Ikatan gerbera menunjukkan kesungguhan akan hubungan kasih sayang yang sangat serius.

Arti Warna Bunga Gerbera 

Seperti yang kita ketahui, tanaman gerbera memiliki aneka ragam warna. Paduan warna – warni bunga dapat menjadi simbol keceriaan dan menjadi hadiah yang tepat untuk berbagi kebahagiaan kepada orang – orang terkasih.

Tiap warna yang melekat pada bunga gerbera ternyata juga memiliki masing – masing arti loh. Apa sajakah itu?

1. Gerbera Merah Muda

Bunga gerbera berwarna merah muda merupakan simbol sambutan hangat dan biasa digunakan ketika ada kelahiran bayi.

2. Gerbera Kuning

Gerbera berwarna kuning mempunyai makna keceriaan dan kegembiraan.

3. Gerbera Putih

Gerbera berwarna putih melambangkan kemurnian dan ketulusan cinta.

4. Gerbera Oranye

Gerbera
Gerbera

Warna oranye pada bunga herbras dianggap sebagai hasil tangkapan sinar matahari yang terperangkap dan menghasilkan warna cerah. Buket bunga gerbera berwarna oranye mengartikan awal baru untuk menjalani kehidupan.

Demam tanaman hias saat ini sudah menjadi hobi di masa pandemi sekarang ini. Bukan hanya orang – orang yang memang suka bercocok tanam tetapi juga beberapa orang yang sebelumnya sama sekali tidak tertarik dengan tanam menanam. Memang faktanya, tanaman bisa menjadi obat untuk mengurangi stress apalagi bagi kita yang diharuskan untuk mengurangi kegiatan diluar rumah. Tidak hanya untuk mengurangi stress, tanaman juga bisa dijadikan untuk memperindah ruangan rumah dan membuat suhu ruangan menjadi sejuk.

Dengan banyaknya orang yang tiba – tiba hobi bercocok tanam, maka harga tanaman hias semakin mahal, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Tentu hal itu merupakan sesuatu di luar nalar kita. Dari fenomena ini, harusnya banyak penjual tanaman hias yang meraup untung, namun faktanya tidak sedikit orang mengalami kebangkrutan dalam berbisnis tanaman hias. Banyak faktor yang menyebabkan mereka terpuruk, bisa karena faktor alam, kurangnya pengetahuan bercocok tanam, sampai gagal bersaing akibat ikut – ikutan tren saja.

Ketika gagal, biasanya seseorang akan terus mencoba sampai akhirnya mereka terpuruk sendiri. Padahal banyak sekali potensi tanaman hias yang bisa dibudidayakan. Salah satu bunga hias yang bisa dijadikan idola baru adalah bunga gerbera. Tanaman ini sangat indah dan tidak kalah dari mawar dan tulip. Apalagi tanaman ini terbukti mampu mengusir berbagai jenis polutan, baik dari asap rokok, asap kendaraan bermotor, maupun asap pabrik.

Gerbera
Gerbera

Jika Anda ingin membudidayakan bunga gerbera, bunga ini dapat dikembangbiakkan dengan cara generatif (melalui biji) atau cara vegetatif (anakan atau potongan rimpang, serta kultur jaringan). Namun, pembiakan melalui cara vegetatif lebih praktis dan mudah untuk dilakukan, yaitu dengan cara pemisahan anakan atau membagi rumpun induknya.

Selain di lahan yag terbuka, tanaman gerbera juga bisa ditanam dalam pot. Penanaman bunga gerbera dapat dilakukan di semua musim atau sepanjang tahun, dengan catatan harus selalu tersedia air yang memadai.

Gerbera
Gerbera

Berikut ini merupakan langkah – langkah pembiakan vegetatif bunga gerbera dalam pot yang bisa Anda ikuti :

  1. Sediakan pot. Pilihlah ukuran pot yang tidak terlalu besar atau kecil, ambillah yang sedang saja jika kamu memang tidak ingin memindahkan tanaman setelah tumbuh besar. Namun, jika kamu ingin memindahkan tanaman gerbera setelah besar, maka kamu dapat menaman di pot yang kecil terlebih dahulu.
  2. Isi pot menggunakan media tanamhingga setengahnya.
  3. Tanam bibit bunga gerbera di tengah – tengah pot.
  4. Isi kembali pot dengan media tanam, sambil dipadatkan di bagian sekitar pangkal batang bibit bunga gerbera.
  5. Siram bibit bunga gerbera yang tadi ditanam dengan air besih hingga cukup basah atau lembab.
  6. Setelah 10 – 15 hari setelah penanaman, bibit bunga gerbera akan mulai tumbuh akar dan tunas baru sebagai tanaman gerbera muda.
  7. Jangan lupa untuk mengawasi penyiraman atau pengairan pada fase awal pertumbuhan bunga gerbera setiap hari sebanyak 1 – 2 kali penyiraman.
  8. Setelah itu, kurangi intensitas penyiraman sesuai dengan keadaan cuaca.
  9. Dan, lakukan pemupukan dan sanitasi secara rutin pada tanaman gerbera hingga tanaman gerbera dapat tumbuh optimal dan tidak terserang hama atau penyakit.

Leave a Reply